RUMAHPRO.ID – Bagi Anda yang baru saja membeli rumah, terutama rumah bekas atau second, tentunya banyak hal yang harus diperhatikan, tidak hanya urusan fisik rumah, tetapi juga masalah pajak. Soal pajak, jangan lupa saat membeli rumah, perhatikan juga soal balik nama PBB, yaitu proses perubahan nama subjek pajak yang tercantum dalam SPPT PBB.

Cara Mengganti Nama PBB

Berikut cara mengubah nama PBB sesuai alur :

  • Isi formulir di Kantor Kecamatan setempat.
  • Mengisi formulir Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP) dan Lampiran Surat Pemberitahuan Objek Pajak (LSPOP).
  • Kirim data file yang diperlukan.
  • Tunggu pencetakan lembar PBB baru.
  • File kemudian dapat diambil.

Syarat-Syarat Perubahan Nama PBB

Saat ini Balik nama PBB dengan mudah tanpa harus ke kantor pajak, karena sekarang bisa dilakukan di kantor Kecamatan tempat tinggal Anda.

Di kantor kecamatan, Anda hanya perlu mencari loket Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) dan menyerahkan berbagai dokumen, antara lain :

  • Isi formulir formulir di Kecamatan
  • Mengisi formulir SPOP (Surat Pemberitahuan Objek Pajak) dan LSPOP
  • fotokopi KTP
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak
  • Fotokopi SPT Tahunan yang sudah dibayar
  • Bawa bukti pembayaran SPT PBB tahun 1993 sampai sekarang
  • Fotokopi sertifikat tanah
  • Fotokopi BPHTB
  • Fotocopy rumah (untuk memudahkan petugas menyelidiki lokasi)

Baca Juga : Cara Pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris

Waktu pembuatan dan biaya balik nama PBB

Proses perubahan nama PBB bisa memakan waktu 2 bulan. Setelah menjadi SPPT bisa langsung ke kantor Kecamatan untuk pengambilannya, atau bisa langsung ke kantor pengelola RT saat pembayaran PBB .

Sementara biaya tidak perlu khawatir, karena balik nama SPPT PBB tidak dipungut biaya sepeser pun, dan gratis.

Bagaimana cara mengetahui tunggakan PBB

Bagi Anda yang kebetulan telat membayar tagihan PBB, sebenarnya ada cara mudah untuk mengetahui tunggakan utang Anda, tidak perlu ke kantor pajak karena bisa dilakukan secara online.

Caranya sederhana, cukup buka website Kantor Pelayanan Pajak Daerah Jakarta (warga Jakarta) pajakonline.jakarta.go.id dan masukkan nomor NOP PBB-P2 (sesuai SPPT) dan Nik E-KTP pemilik. Dari sana, Anda akan melihat berapa biaya tagihan PBB Anda.

Pentingnya mengubah nama PBB

Perubahan nama Pajak Bumi Banguna itu penting karena, bagaimanapun, segala sesuatu yang menyangkut tanah dan harta benda sangat rentan terhadap persoalan hukum. Oleh karena itu, jika Anda sudah secara sah memiliki sebidang tanah dan properti, segera berurusan dengan yang namanya PBB untuk menghindari situasi seperti itu. Prosesnya sederhana dan biayanya rendah. Jangan menunggu lebih lama lagi untuk mengubah nama Anda!

Lihat Rumah : Rumah dijual Bekasi di Jatimakmur Pondok Gede

0 Komentar